Minazh Zhulumaati Ilan Nuur





20 Jan 12

Peringatan Fadhilatus Syaikh Usamah Al ‘Utaiby Hafidzahullah Tentang Bahaya Facebook

Filed under: An-nashiihah

Bismillahirrahmanirrohim
Ini adalah pertanyaan tentang bergabung dalam facebook, yang dijawab oleh Fadhilatus Syaikh Usamah Al ‘Utaiby –semoga Allah senantiasa menjaga beliau – :

Kontek pertanyaan :
Al Akh sedang menanyakan tentang bergabung dengan jaringan Facebook untuk berdakwah (menyeru ) kepada Al Haq ( kebenaran)
Demi Allah Facebook sebagaimana telah diketahui bahwa ia menjadi bahan kontroversi, seperti yang dikatakan dan menjadi tanda tanya seputar itu, dan yang nampak adalah bahwa  ia merupakan situs mata-mata untuk memikat banyak para pemuda, dan untuk mengetahui rahasia orang banyak, dan membantu dan mengarahkan sebagian orang-orang muda kepada berbagai fitnah, seperti yang terjadi pada berbagai demonstrasi di Mesir.

 Ini adalah Situs yang dipolitisir dan dikatakan bahwa intelijen yang ada di baliknya adalah intelijen kekafirannya orang-orang kafir , karena itu saya menduga Mossad adalah kepanjangan tangan didalamnya. sehingga saya memperingatkan Anda semua tentang situs ini. Walaupun disana terdapat  kolom-kolom atau halaman ikhwah salafiyyin untuk menyebarkan kebenaran dan petunjuk disana, maka saya katakan:

 Ya, jika hal ini ia melakukan  untuk meminimalisir kejelekan, maka insyaAllah tidak mengapa hal ini apabila ia menginginkan untuk memasukkan dakwah dan ta’lim. Adapun kalau masuknya dia untuk tujuan bergabung dan untuk saling berkenalan maka hal ini tidak diperbolehkan.

Maka masuk ke Facebook bisa jadi untuk tujuan  berurusan dengan program untuk berkenalan dengan orang lain atau tujuan untuk digunakan sebagai program misalnya, Messenger dan program Alpajulx dan lain-lain untuk berkenalan dan mempelajari  orang lain, maka ini tidak boleh, karena situs ini berbahaya dan didalamnya terdapat  berbagai fitnah, adapun masuk padanya untuk tujuan dakwah untuk tujuan memberi  nasehat  orang yang masuk didalamnya untuk meninggalkannya dan agar ia bertaqwa kepada Allah ‘Azza wa Jalla  dalam segala urusannya, hal ini  Insya Allah tidak mengapa dengan senantiasa selalu memperingatkan dari situs ini, Wallahu a’lam.

Transkrip : Ummu Dua’ assalafiyyah Alfalestiniyyah
Diterjemahkan oleh Al Ustadz Muhammad Rifa’I dari :
http://albaidha.net/vb/showthread.php?t=35605

Teks Asli :

بسم الله الرحمن الرحيم
هذا سؤال عن الاشتراك في الفيس بوك يجيب عنه فضيلة الشيخ أسامة العتيبي حفظه الله تعالى.
نص السؤال:
يسأل الأخ حول الاشتراك في موقع الفيس بوك للدعوة إلى الحق؟
والله الفيس بوك كما هو معلوم أنه مثير للجدل كما يقال وحوله علامات استفهام، ويظهر أنه موقع جاسوسي لأجل احتواء كثير من الشباب، ومعرفة أسرار كثير من الناس، واستخدام وتوجيه بعض الشباب إلى الفتن كما حصل في المظاهرات في مصر، فهذا موقع مُسَيّس وقيل أن الاستخبارات خلفه الاستخبارات الكفرية الكافرة، لذلك وأظن الموساد هو اليد الطولى فيه؛ لذلك أنا أحذركم من هذا الموقع. وإن كان هناك صفحات لإخوة سلفيين ينشرون الحق والهُدى في ذلك فأنا أقول: نعم لو فعل هذا من باب تخفيف الشر  فإن شاء الله لا بأس به هذا إذا كان يريد أن يدخل للدعوة والتعليم، أما دخوله لأجل الاشتراك والتعارف فهذا لا يجوز.
فدخول الفيس بوك إما أن يكون لأجل التعامل مع البرنامج لأجل التعارف مع الناس ولأجل استخدامه كبرامج مثلاً الماسنجر وبرنامج البايولكس وغيرها لأجل التعارف ومعرفة الناس فهذا لا يجوز؛ لأن الموقع خطير وفيه فتن، أما دخوله لأجل الدعوة لأجل نصيحة من دخل فيه بأن يتركه وبأن يتقي الله عز وجل في بقية أموره هذا إن شاء الله لا بأس به مع الاستمرار الدائم في التحذير من هذا الموقع والله أعلم.

تفريغ
أم دعاء السلفية الفلسطينية

Sumber: http://darussalaf.or.id/stories.php?id=1989

Nasihat Ayah Untuk Anaknya

Filed under: Uncategorized

Nasihat untuk Anakku Kelak
 
Oh anaku yg kucinta,
ku tak ingin kamu jd pemimpin negara,
sehingga jadilah km seorang manusia,
yg lupa akan ilmu agama,



Oh anaku yg ku bangga, 
ku ingin kau menjadi seorang ulama, 
tempat dimana manusia bertanya, 
tentang perkara agama, 

Sehingga jadilah kamu manusia, 
yg memberi manfaat kepada manusia lainnya, 
kelak nanti di akhirat sana, 
wajahmu bersinar merona, 
menjadi bagian dari para syuhada, 
karena mendakwahkan ilmu agama, 

ketahuilah anakku tercinta, 
dunia ini hanyalah fana, 
sedang akhirat kekal selamanya, 
maka lepaslah dari jerat-jerat dunia, 
fitnah wanita serta harta, 
yang bisa membawamu ke jurang neraka, 
yang kekal selamanya, 

[sya’ir untuk ananda anakku tercinta, Al-Farouq ‘Umar Ibn Al Khathab dari ayahanda Abu Bakr Hendy Mustiko Aji]
 
Sumber: http://panggilakuabubakar.blogspot.com/2011/04/nasihat-untuk-anakku-kelak.html

Kisah Inspiratif Islami: Perjuangan Seorang Penuntut Ilmu

Filed under: Uncategorized

Penulis : Hamba Alloh

Bismillaahirrohmaanirrohiim……..

Cerita ini saya (penulis) tulis adalah untuk memberikan ibroh kepada kita semua khususnya saya sendiri bahwa penderitaan dan kesusahahpayahan kita dalam menempuh jalan yang haq ini tidaklah seberapa, bahkan jika kita bandingkan dengan para salafushalih.

Cerita yang saya ambil ini adalah kisah manusia di masa ini, dimana sangat langka dan sulit ditemui orang-orang yang memiliki ghiroh yang sama sepertinya dalam tholabul ‘ilm. Saya menuliskan cerita ini adalah berdasarkan sebuah kisah nyata, dimana kisah tersebut saya dengar sendiri oleh salah satu sumber (akhowat) terpercaya yang mengetahui kisah tersebut…wallahua’lam. Semoga kisah ini dapat memotivasi dan menginspirasi kita untuk lebih dapat bersemangat dalam menuntut ilmu syar’ie…Baarokallohufiikum……

Di suatu daerah terpencil, terdapat sepasang suami istri yang sangat zuhud….mereka belum dikaruniai seorang putra karena masih dikategorikan pengantin yang masih baru. Perlu diketahui sang suami adalah seorang yang sangat rajin menuntut ilmu, ia adalah seseorang yang memiliki semangat yang sangat luar biasa untuk memperoleh ilmu. Bahkan dahulu ketika ia ingin menikah, ia tidak mempunyai sepeser uang yang cukup untuk meminang seorang akhowat, dan akhirnya ia menghadap kepada salah seorang ustadz di ma’had yang saat itu ia belajar di sana hanya untuk meminta nasihat bagaimana ia dapat menikah. Ia sangat sadar bahwa dirinya tak tampan, dan tidak mapan dalam pekerjaan karena hampir masa mudanya dihabiskan di ma’had. Sang ustadz pun menghargai tekadnya dan pada akhirnya membiayai pernikahan lelaki tersebut.

Sang suami di masa mudanya adalah salah seorang murid yang diakui kepandaiannya di ma’hadnya. Beberapa rekan dan ustadz memujinya dalam hal keilmuannya. Suatu hari sang suami berniat ingin mendatangi suatu dauroh di luar kota. Karena ia belum memiliki pekerjaan yang tetap (masih serabutan-red-) maka ia dan istrinya memikirkan bagaimana caranya agar sang suami dapat pergi untuk mendatangi dauroh tersebut walau ekonomi mereka sangat pas-pasan. Jarak yang harus ditempuh sangatlah jauh, sehingga membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Sedangkan penghasilan mereka untuk makan sehari-hari saja masih belum cukup. Sang suami bukanlah seorang yang malas dalam mencari nafkah, namun qadarallah….Allah telah menetapkan rezekinya hanya sedemikian. Walau demikian ia tetap bersemangat dalam menjalani hidupnya.

Suatu hari istrinya yang walhamdulillah sangat qona’ah dan juga zuhud, berinisiatif membongkar tabungan yang beberapa bulan ia kumpulkan di kotak penyimpanannya. Qaddarallah…..uang yang terkumpul hanya Rp 10.000,-. Bayangkan wahai pembaca,,,,bahkan mata ini ingin menangis ketika saya mengetik kisah ini….Dalam sehari kita bisa memegang uang puluhan ribu, ratusan ribu, bahkan mungkin hingga ada yang mencapai nominal jutaan…Dengan keistiqomahan dan kezuhudan sang istri tidak pernah mengeluh untuk mengumpulkan 100 perak (Rp 100,-) setiap keuntungan yang diperoleh suaminya yang tidak setiap hari ia dapatkan…..

Sang istri segera mengumpulkan uang tersebut dan berinisiatif untuk membuatkan bekal arem-arem (bahasa jawa), yaitu sejenis nasi kepal yang dibungkus daun pisang untuk bekal perjalanan suaminya. Hanya itu yang dapat sang istri berikan kepada suaminya sebagai wujud cinta dan kasih sayangnya….

Sang suami pun kemudian berangkat dengan membawa bekal dan do’a dari istrinya untuk menuntut ilmu….Ia pergi dengan berjalan kaki…..yah!! hanya berjalan kaki untuk menepuh jarak puluhan kilometer (wallahua’lam) Karena ia tak membawa uang sepeserpun untuk bepergian…hanya beberapa buah arem-arem dan pakaian yang melekat di badannya yang ia bawa ke luar kota… Subhanallooh…..

Perjalanan ia tempuh 3 hari 3 malam dengan kedua kakinya tanpa kendaraan satupun….Akhirnya ia pun sampai di tempat dauroh dilaksanakan, hanya dengan berjalan kaki dan berteduh di tempat seadanya selama perjalanan…..

Dauroh akhirnya dimulai…selama dauroh ia sangat antusias untuk mengambil ilmu yang diterimanya, ia mengambil shaf paling depan dan dekat dengan ustadz pemateri. Namun beberapa saat kemudian ia mendapat teguran oleh seseorang di sampingnya karena setiap beberapa menit ia selalu meluruskan kakinya ketika materi berlangsung…hal itu tidak ia lakukan sekali-dua kali….namun hingga beberapa kali…hingga akhirnya orang disampingnya pun menegurnya karena menganggapnya tidak sopan….Hal itu ia lakukan karena kakinya terasa pegal selama 3 hari 3 malam berjalan kaki….Masyaa Alloh..

Saat istirahat pun tiba…ia berkumpul dengan ikhwan-ikhwan lain di dapur untuk membantu berbenah….ia pun akhirnya menceritakan kisah 3 hari 3 malamnya itu kepada salah seorang ikhwan di tempat tersebut..dan seketika membuat tercengang orang-orang yang mendengarnya…..Akhirnya cerita itu sampai ke telinga ustadz pemateri dauroh…Ustadz pun tercengang dengan kisah itu….dan akhirnya ustadz beserta ikhwan-ikhwan mengumpulkan dana sukarela untuk memberikan sumbangan kepadanya…dan terkumpulah uamg Rp 300.000,- sebagai dana bantuan untuk kepulangannya….

Subhanalloh…sebuah kisah yang mungkin sempat kita ragukan kebenarannya, tapi Insya Alloh ini kisah nyata…..Semoga kita dapat mengambil ibroh dari kisah ini….terakhir mari kita simak hadist berikut ini….

“Barang siapa menempuh jalan untuk menuntut ilmu agama, pasti Allah membuat mudah baginya jalan menuju surga” (HR Muslim)

Yahya bin Abi Katsir rahimahullahu ta’ala berkata, “Ilmu tidak akan diperoleh dengan tubuh yang dimanjakan (dengan santai/tidak bersungguh-sungguh).” (Diriwayatkan oleh Ibnu ‘Abdil Barr dalam Jaami’ Bayaanil ‘Ilmi wa Fadhlihi I/385, no. 554)

Semoga cerita ini dapat menjadi pelajaran yang berharga bagi kita semua terkhususnya saya sebagai penulis…..Wallahua’lam bishowab….

Nb: Jika ada kekurangan penulisan maupun kekurangtepatan alur cerita dalam kisah ini…semua kesalahan dari penulis semata dan mohon untuk dimaklumi karena keterbatasan ingatan dan lain sebagaianya…karena kebenaran semuanya dari Alloh azza wa jalla semata..

Baarokallohufiikum

(Menuntut Ilmu Dien (Syar’ie)’s blog)

Yogyakarta, 9 juni 2011

SUMBERhttp://www.ikhwanmuslim.or.id/?content=article_detail&idb=124&title=kisah-nyata-di-suatu-dauroh-perjalanan-seorang-penuntut-ilmu-yang-perlu-diteladani

Orang Salafy yang Aneh

Filed under: Uncategorized

Bang admin mohon maaf, saya tahu rubrik agama sudah diceraikan dari Kompasiana, sedikit menyinggung tapi ini bukan tulisan tentang agama koq. Saya membahas masalah humaniora secara personal. (Ngeles dengan cerdas.. hehehe).

Setelah kemarin saya membahas tentang menyebalkannya kejeniusan seorang teman, sekarang saya akan membahas keanehan seorang teman dengan embel-embel As-Salafy di belakangnya. Teman aneh saya ini bernama Amin Mustangin. Sekarang berjuluk Amin Mustangin As-Salafy. Walau saya post di Fiksiana, ini nyata saudara-saudara.. Check saja profilnya di google nama tersebut.:-P

Saya berteman dengan dia, si Aneh ini, sejak kami SMP. Dulu dia gagap, kumal, baju-bajunya tidak pernah kenalan dengan mahluk yang namanya setrika, Pokoknya sangat tidak gaul deh, suka jadi bahan ledekan teman-teman karena gagapnya itu.

Sekarangpun demikian. Hanya saja stylenya sedikit berubah. Memakai jubah gamis panjang, celana panjang “cungklang” dan berjanggut lebat.

Mirip dengan gambaran teroris-teroris di kepala kita?

Jangan salah sangka… Salafy itu sangat patuh kepada Ulul Amri.

“Apa yang akan kamu lakukan misalkan rumahmu diambil pemerintah untuk suatu proyek?”

Dia menjawab, “Bersabar”.

Aneh kan? orang-orang jaman sekarang kan jawabnya, “Langkahi dulu mayat saya!”. Ada yang rumahnya dilewati sutet untuk kepentingan bangsa saja malah pada demo mogok makan dan jahit mulut…

“Kalau pemerintah menetapkan hari raya tanggal sekian, apa yang kamu lakukan?

Dia menjawab, “Kami mengikuti pemerintah”.

Aneh kan? Padahal kebanyakan orang memilih untuk ngeyel, menganalisa sendiri, atau mengikuti organisasinya. Termasuk saya. hehehe.

Tidak aneh ya? belum selesai.. anehnya adalah, ketika pengumuman kelulusan SMP, dia tiba-tiba menjadi lulusan terbaik sesekolah, bahkan sekecamatan, mengalahkan saya yang ganteng ini.

Masih belum terlalu aneh? Amin yang gagap dan selalu menjadi bahan ledekan ini pernah mengajar murid-murid SD, pelajaran bahasa Inggris. Toeflnya Amin 750, mengalahkan saya yang ganteng ini yang cuma 450.

Masih belum terlalu aneh? Ketika SMP dia berangkat sekolah dari rumahnya yang puluhan kilometer jauhnya naik sepeda, biasanya tiba di sekolah jam 6 pagi. Lagi-lagi mengalahkan saya yang ganteng ini. Saya sampai di sekolah biasanya bersamaan dengan gerbang akan ditutup.. seringkali gerbang sudah ditutup malah.

Masih belum terlalu aneh? Ketika SMP dia tinggal bersama dengan paman dan bibinya yang jarang di rumah. Orang tuanya merantau ke Jakarta bekerja sebagai petani. Sekecil itu urusan mencuci baju dikerjakan sendiri, pantas bajunya kumal tidak pernah mengenal setrika.

Bahkan pernah ketika saya main ketempatnya, saya mendapati dia tubuhnya penuh lumpur, seorang diri sedang menggali tanah untuk membuat batu bata. Tubuh kecilnya sudah tak terlihat dari atas, cuma gumpalan-gumpalan tanah secara rutin beterbangan ke atas dari dalam tanah menandakan aktifitasnya. Anda tahu pekerjaan membuat batu bata itu seperti apa? pokoknya bukan pekerjaan anak-anak deh..

Masih belum terlalu aneh juga? Beberapa bulan lalu, hari sabtu dia main ke rumah saya di Purwokerto. Kami jalan-jalan keliling Purwokerto mencari onderdil dan aksesoris motor. Pokoknya, berapapun biayanya, asal untuk motor OK lah… jangan heran, Amin sekarang sudah sukses, bekerja sebagai teknisi di PT Holcim Indonesia. Dari ribuan pendaftar, yang diterima hanya 16 orang. Aminlah salah satunya.

Amin bermalam di tempat saya. Sedang mengobrol santai, tiba-tiba dia cerita begini, “Dev, besok pagi kan aku mau lamaran…”

Gludak! Saya tercengang. “Lah ngapain kamu di sini?” Saya berondong pertanyaan, “ Pakaian sudah siap? seserahan sudah siap? Ugorampe lainnya sudah siap? Ortu kamu gimana?”

Jawabnya singkat, “Belum. Gampanglah besok pagi”.

Luar biasa Bahkan saya belum tahu siapa calon istrinya! bahkan katanya dia juga belum terlalu kenal siapa calon istrinya.

Iya saya tahu, sebenarnya dalam Islam pacaran itu tidak ada. Adanya adalah Ta’ aruf. Pun bukan ta’aruf ala Artis Solmed. Ta’aruf yang benar ya ala si Amin ini. Tapi kan.. tapi kan.. Banyak tapinya deh untuk bisa mengaplikasikannya.

Sial! lagi-lagi saya yang ganteng ini kalah. Tahu yang lebih menyebalkan? Ketika kondangan, saya dapati mertuanya adalah seorang pegawai pertamina yang tinggal di perumahan elit pertamina Cilacap. Tahu yang paling menyebalkan? Istrinya itu loh….. Subhanallah….

Masih belum terlalu aneh juga? Ketika sms saya, Amin tidak pernah menulis “Assalamungalaikum..” tetapi menulis, “Bismillah…” hehehe.. Oke oke, ini memang tidak terlalu aneh.

Yang aneh, Amin ini anti dengan yang namanya di foto. Dia hobi fotografi, tetapi hanya memotret bunga dan pemandangan alam saja. Tahu kan alasannya kenapa? Dalam Islam menggambar/menyimpan gambar mahluk bernyawa itu tidak boleh. Ini shahih dan tidak ada bantahan. Hanya saja sekali lagi, Tapi kan.. tapi kan.. Banyak tapinya deh untuk bisa mengaplikasikannya.

Masih belum terlalu aneh juga? Amin ini sekarang istiqomah menghindari yang namanya menyanyi atau mendengakan musik, lagu islami atau nasyid sekalipun. Siapa sih manusia yang tidak suka dengan musik? hampir dipastikan tidak ada… Karena mendengarkan musik atau menyanyi itu enak.. tapi justru karena itu lah… itulah tantangannya.. jangan tanya soal Ayu Ting Ting kepadanya yah, dia gak bakal tahu. Tahu kan alasannya kenapa? Saya bukan ahli agama, ke masjid juga jarang, tapi sebenarnya dalam Islam itu menyanyi/memainkan alat musik/ mendengarkan lagu itu tidak boleh. Ini shahih saudara-saudara… Tidak ada alasan walau untuk berdakwah sekalipun. Hanya saja sekali lagi, Tapi kan.. tapi kan.. Banyak tapinya deh untuk bisa mengaplikasikannya.

Masih belum terlalu aneh juga? Amin ini sangat ketat menjaga hartanya dari riba. Seringan-ringannya dosa riba adalah bagaikan seorang anak yang menzinahi ibunya sendiri. Horor kan? Kita sudah terjebak dalam sistem perekonomian dan perbankan sesat.Tetapi tidak dengan Amin.

Masih belum terlalu aneh juga? Kita bayangkan hidupnya Amin akan hampa, sepi dan membosankan tanpa musik, lukisan/foto narsis-narsisan, serta televisi yang merupakan perpaduan keduanya, susah tanpa perbankan, tertekan karena harus menahan keinginan ini dan itu. Nyatanya TIDAK! Amin terlihat sangat bahagia dan hidupnya damai, tenang, sederhana, lega, dan sepertinya jarang galau, tidak seperti saya.

Apa? masih belum terlalu aneh?

Saya nyerah deh.

Oke, paling aneh adalah jika saya lebih dahulu masuk surga daripada si Amin.

hahahahah… Ngimpi.

Mari perbanyak istighfar dan memohon ampun, semoga setidaknya, kita satu antrian di belakang Amin gitu…

Astaghfirullahhala’dzim…

Astaghfirullahhala’dzim…

Astaghfirullahhala’dzim…

Saya sungguh-sungguh ini.. Bukan guyon..

—————-

Eh, tunggu sebentar saudara-saudara,

Bisa jadi bukan Amin yang aneh.. Saya lah yang aneh.. kita lah yang aneh…

Dipindah dari :  http://fiksi.kompasiana.com/cerpen/2011/11/13/orang-salafy-yang-aneh/

Sumber: http://abasalma.wordpress.com/2011/12/21/orang-salafy-yang-aneh/#more-821

Kisah Nyata Penculikan Gadis SMP di Riyadh

Filed under: Uncategorized

Ummu ‘Abdillah Bintu Daniel

Kisah ini disampaikan oleh seorang guru Qur`an Doktorah Raawiyah…
Sebelum mengakhiri pelajaran seperti biasa beliau selalu menyelipkan beberapa nasihat,tapi kali ini nasihatnya adalah kisah nyata yang terjadi di Riyadh.
“Yaa Akhwaat apa telah sampai berita kepada kalian tentang penculikan seorang gadis mutawasithah (SMP) sepekan lalu?”
Dan tidak ada satu pun dari kami mengetahui berita tersebut…
“Baiklah yaa Akhwaat, akan ku ceritakan kepada kalian bagaimana itu terjadi…
Siang ba’da Dzuhur si gadis pulang sekolah, karena jarak sekolah dan rumahnya dekat seperti biasa dia memilih jalan kaki. Ternyata kebiasaannya pulang sekolah dengan berjalan kaki ini sudah lama diketahui oleh seorang pemuda. Maka terbersitlah dalam pikirannya untuk menculik gadis tersebut…dan… berhasil
Tak seorang pun yang melihatnya ketika menyekap si gadis dan memasukkannya ke “syanthoh sayyarah”(bagasi mobil) kemudian menguncinya…

Sang pemuda membawa gadis malang itu ke daerah Tsumamah.
Kalian sendiri tau Tsumamah di waktu siang seperti itu?! Ada siapa disana?! Bisa dipastikan hanya orang kesasar ataw tidak punya pekerjaan yang ada disana di waktu siang. Hanya Allah yang tau apa yang hendak diperbuat pemuda tersebut terhadap si gadis.Turunlah si pemuda dengan dengan kunci di tangannya,ingin cepat2 melihat “hasil tangkapannya”. Dengan gembira dimasukkannya kunci dan diputarnya, tapiii… ada apa??? bagasi tidak bisa terbuka??? Dicobanya terus dan teruuus….. Tapi…percuma, adzan ashar sudah berkumandang…
Sang pemuda sudah mulai dihinggapi rasa takut dan “heran” yang sangat…
Bisa-bisa si gadis mati karena tidak menghirup udara,maka dicobanya lagi dan lagi…
Sang pemuda sudah putus harapan, bagasi tetap terkunci rapat. Sementara malam sudah membayangi…
Dengan perasaan takut dan pasrah sang pemuda memacuh mobilnya ke bengkel terdekat, berharap disana ada jalan untuk membuka bagasi mobilnya dan menyelamatkan nyawa si gadis..
.Di bengkel hal yang sama terjadi. Semua cara sudah dilakukan oleh pekerjanya…
Terakhir sang pemuda memanggil polisi dan melaporkan hal tersebut. Sekarang yang ada dalam pikirannya hanya bagaimana supaya gadis itu bisa diselamatkan…
Oleh polisi diputuskan supaya bagasi dilubangi dengan di las, tapi ajaib…., las pun tidak mampu melubangi bagasi…
Maka semua sepakat memanggil seorang Mutawwa’(Syaikh). Oleh Syaikh bagasi dibacakan ayat-ayat ruqyah kemudian dibuka dengan kunci…
Ajaib…, sekali putar bagasi langsung terbuka…
Dan didapati si gadis dalam keadaan selamat dan tidak terjadi apapun atas dirinya…
Subhanallah… Tercenganglah semua orang dibuatnya…
Maka Syaikh bertanya kepadanya : ‘Wahai bint… ceritakanlah kepada kami apa yang telah engkau lakukan sampai Allah menjagamu dengan penjagaan seperti ini?’ Jawabnya singkat :‘Sesungguhnya aku tidak pernah meninggalkan Dzikir Pagi dan Petang’.

Subhanallah… Kami takjub dengan kisah ini. Nasehat Doktorah Raawiyah: “Lihatlah yaa Akhwaat… bagaimana dzikrullah menjadi sebab pertolongan Allah yang AJAIB bagi hamba-hambaNya… Maka jangan pernah tinggalkan Dzikir pagi dan petang sesibuk apapun kalian…”.

Semoga kisah ini bisa menjadi cambuk bagi kita untuk senantiasa berusaha mengamalkan dzikir pagi dan petang dan tidak lagi menyia nyiakannya..
Dan hanya kepada Allah lah kita memohon Taufiq dan Hidayah.

Sumber: http://aruhuriyya.wordpress.com/2012/01/10/%e2%80%8ekisah-penculikan-seorang-gadis-smp-di-riyadh/#more-433






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Minz Meyer